Arsip Tag: apa yang dimaksud dengan teks laporan percobaan

Teks Laporan Hasil Observasi

Teks Laporan Hasil Observasi, Contoh & Strukturnya

MTeks Laporan Hasil Observasi

Teks laporan hasil observasi tentunya, sebuah pengamatan atau observasi, haruslah memuat fakta dari objek yang kita teliti. Contoh observasi bisa berupa pengamatan mengenai suatu tempat, hewan, tumbuhan, maupun fenomena yang ada di sekitar kita.

Tetapi, bagaimana ya caranya menyampaikan fakta tersebut kepada pembaca agar mudah dipahami? Jawabannya adalah dengan cara menulis laporan hasil observasi.

Materi tentang teks  ini sebetulnya sudah pernah kamu pelajari di SMP, lho! Ada yang masih ingat nggak, apa yang dimaksud dengan teks laporan hasil observasi? Xixixixi… Oke, tenang, kalau kamu lupa, kita review sedikit, ya.

Pengertian Teks Laporan Hasil Observasi

Teks laporan hasil observasi atau LHO adalah sebuah tulisan yang berisi penjelasan mengenai hasil pengamatan yang sudah dilakukan. Nah, penyusunan hasil observasi ini harus terstruktur agar mudah dibaca dan dipahami oleh pembaca.

Alasannya karena di dalam teks laporan hasil observasi, akan memuat berbagai informasi yang bersifat objektif, informatif, dan komunikatif, sehingga hasil observasimu bermanfaat dalam bidang keilmuan.

Baca Juga: Bahasan Lengkap Teks Laporan Hasil Observasi: Pengertian, Tujuan, Ciri-Ciri, Kaidah Kebahasaan, dan Cara Menyusunnya

Ciri-Ciri Teks Laporan Hasil Observasi

Apa saja sih ciri-ciri teks laporan hasil observasi? Secara umum, teks laporan hasil observasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Umumnya teks bersifat objektif dan universal.
  2. Ditulis lengkap dengan informasi-informasi yang sifatnya faktual.
  3. Ditulis berdasarkan fakta sesuai dengan pengamatan yang dilakukan oleh penulis.
  4. Informasi teks merupakan hasil penelitian terkini yang sudah terbukti kebenarannya.
  5. Tidak mengandung dugaan atau prasangka atau keberpihakan yang menyimpang.
  6. Objek saling berkaitan dengan hubungan berjenjang antara kelas dan subkelas yang terdapat di dalamnya.

Struktur Teks Laporan Hasil Observasi

Nah, secara garis besar, struktur teks laporan hasil observasi terdiri dari empat bagian, yaitu pernyataan umum, deskripsi bagian, deskripsi manfaat, dan kesimpulan.

1. Pernyataan umum

Di bagian ini, kamu bisa memperkenalkan secara umum tentang objek yang kamu akan teliti disertai latar belakangnya.

2. Deskripsi bagian

Di bagian ini, kamu bisa menjelaskan hal-hal yang lebih khusus atau spesifik mengenai objek yang kamu amati. Bisa berupa ciri-ciri, karakteristik, struktur, atau bagian-bagiannya.

3. Deskripsi manfaat

Di bagian ini, kamu bisa menjelaskan kegunaan/manfaat dari pengamatanmu terkait objek tersebut.

4. Kesimpulan

Di bagian penutup laporan, kamu bisa menambahkan kesimpulan yang sifatnya opsional. Artinya, kesimpulan ini tidak bersifat wajib untuk dicantumkan.

Teks Laporan Hasil Observasi

Contoh Teks Laporan Hasil Observasi berdasarkan Strukturnya

Nah, setelah mengetahui teks laporan hasil observasi secara garis besarnya, yuk, kita lihat contohnya sebagai referensi untuk membuat laporan hasil observasimu.

1. Contoh Teks Laporan Hasil Observasi tentang Alam

Pantai

Pantai diartikan sebagai  batasan antara daratan dengan lautan. Batas ini merupakan zona laut sampai dengan kedalaman 200 m (garis isobath 200 m). Jadi, sifat-sifat pantai sama dengan daratan. Menurut bentuknya ada empat macam pantai, yaitu Pantai Landai, Pantai Curam, Pantai Bertebing, dan Pantai Karang.

Pantai Landai memiliki ciri permukaan yang relatif datar. Termasuk pantai jenis ini adalah Pantai Mangrove, Pantai Bukit Pasir, Pantai Delta, dan Pantai Estuari. Pantai Curam biasanya identik dengan tekstur topografi bergunung-gunung yang disebabkan karena retakan memanjang yang sejajar dengan pantai dan terkikis ombak besar sehingga terjadilah tebing-tebing curam dan laut dalam. Adapun contohnya, yaitu pantai di selatan Pulau Jawa dan barat Pulau Sumatera. Sementara Pantai Bertebing (flaise) adalah pantai yang curam di muka tebing karena adanya pegunungan melintang tegak lurus terhadap pantai. Di pantai ini sering dijumpai laut yang dangkal. Terjadinya flaise karena penimbunan hasil perusakan tebing pantai itu sendiri yang disebabkan oleh abrasi atau erosi. Terakhir, ada Pantai Karang terjadi jika di dasar laut sepanjang pantai terdapat terumbu karang, misalnya pantai di pulau Sulawesi, Maluku, dan Nusa Tenggara. Pantai seperti ini biasanya dijadikan objek wisata laut. Misalnya, Taman Bunaken di Manado.

Pantai merupakan tempat wisata yang populer dan pantas untuk dinikmati bersama keluarga. Pantai juga memiliki ekosistem yang kaya akan komponen biotik dan komponen abiotik. Komponen biotik pantai terdiri atas tumbuhan dan hewan yang hidup di daerah pantai.  Sementara itu, komponen abiotik pantai terdiri atas gelombang, arus, angin, pasir, batuan, dan sebagainya. Tidak hanya itu, masih banyak komponen lainnya yang ada di pantai, dapat kita manfaatkan untuk kehidupan, seperti  pasir yang dicampur dengan air laut diolah menjadi garamdan manfaat lain yang mungkin belum diketahui oleh banyak orang adalah manfaat pasir buat kesehatan manusia.

Pantai terdiri  atas beberapa jenis. Komponen biotik dan abiotik pantai mengandung banyak manfaat. Selain indah, pantai memiliki manfaat bagi kesehatan, dan nutrisi.

Identifikasi Struktur:

  • Pernyataan Umum: pernyataan umum berada di paragraf 1, yang berisi penjelasan umum tentang pantai, seperti definisi dan gambaran umum pantai.
  • Deskripsi Bagian: Deskripsi bagian ada pada paragraf 2, yang berisi penjelasan jenis-jenis pantai secara khusus beserta contohnya.
  • Deskripsi Manfaat: Deskripsi bagian ada pada paragraf 3, yang berisi tentang manfaat pantai bagi manusia.
  • Kesimpulan: Kesimpulan berada di Paragraf 4 karena berisi ringkasan singkat tentang apa yang sudah dipaparkan sebelumnya mengenai pantai.

Baca Juga: Kumpulan Contoh Teks Negosiasi Beserta Jenis & Strukturnya

2. Contoh Teks Laporan Hasil Observasi tentang Hewan

Kucing

Kucing merupakan binatang peliharaan yang paling populer dari kelas mamalia. Berdasarkan makannya, kucing termasuk binatang karnivora karena pemakan daging. Ciri karnivora  terlihat dari struktur gigi kucing yang tajam dan bertaring. Kucing Felis Catus merupakan kucing piaraan atau rumahan yang sering kita lihat berkeliaran. Kucing jenis ini disebut juga kucing domestik atau kucing rumah (nama ilmiah felis silvestris catus atau feliscatus). Kata “kucing” biasanya merujuk kepada hewan yang telah dijinakkan.

Kucing dikelompokkan menjadi beberapa jenis. Berdasarkan asalnya dikenal adanya kucing kampung (Indonesia), kucing anggora, kucing persia, dan kucing hutan. Kucing  berdasarkan garis keturunan ada dua kelompok, yaitu kucing galur murni dan keturunan campuran. Tercatat secara resmi sebagai kucing trah atau galur murni (pure breed), seperti persia, siam, manx, dan sphinx. Kucing seperti ini biasanya dibiakkan di tempat pemeliharaan hewan resmi. Jumlah kucing ras hanyalah 1% dari seluruh kucing di dunia, sisanya adalah kucing dengan keturunan campuran seperti kucing liar atau kucing kampung.

Kucing memiliki mata yang cukup unik.Mata/penglihatan yang tajam berfungsi untuk mencari mangsa pada malam hari. Kucing juga dapat melihat dalam cahaya yang amat terang. Hal ini karena kucing memiliki selaput pelangi atau iris membentuk celah pada mata yang akan menyempit jika terkena cahaya yang amat terang.  Seperti kebanyakan predator, kedua mata kucing menghadap ke depan, menghasilkan persepsi jarak dan mengurangi besarnya bidang pandang karena kucing memiliki persepsi  yang lemah.

Ciri fisik kucing yang lain adalah memiliki kumis (misai). Kucing memiliki misai yang berfungsi untuk menentukan arah saat berjalan di ruang yang gelap maupun di tengah kegelapan malam. Misai dapat mendeteksi perubahan angin yang amat kecil. Kumis ini juga dapat digunakan oleh kucing untuk menentukan apakah badannya dapat melewati ruangan yang sempit (seperti pipa), karena jarak antara kedua ujung kumis kucing hampir sama dengan lebar tubuhnya. Selain kumis, ciri khusus lain terdapat pada kaki dan telinga kucing. Kucing memiliki bantalan halus di telapak kakinya. Bantalan ini berfungsi untuk memperkecil suara langkah kakinya dalam berjalan sehingga musuh/mangsanya tidak mendengar dan mengetahui kedatangan kucing. Sebagai anggota mamalia, kucing memiliki tiga tulang kuping yang berukuran kecil dan dikenal dengan nama ossicles. Dengan tulang ini kucing dapat  mendeteksi suara-suara yang sangat halus. Alat keseimbangan pada telinga berfungsi untuk mengatur keseimbangan pendengarannya sehingga jika kucing jatuh tetap dalam keadaan berdiri.

Seperti halnya hewan yang telah mengalami penjinakan, kucing hidup dalam hubungan mutualistik dengan manusia. Karena keuntungan yang  diperoleh dari adanya kucing, manusia membiarkan kucing liar berkeliaran di pemukiman. Kucing banyak dimanfaatkan manusia untuk menangkap tikus-tikus.

Identifikasi Struktur:

  • Pernyataan Umum: Pernyataan umum berada di Paragraf 1 dan 2, karena di sana berisi tentang gambaran umum mengenai karakteristik kucing, ciri-ciri dan jenisnya.
  • Deskripsi Bagian: Deskripsi bagian berada di paragraf 3, yang berisi penjelasan spesifik mengenai bagian fisik kucing.
  • Deskripsi Manfaat: deskripsi manfaat berada di paragraf 4, yang berisi manfaat kucing bagi manusia.

3. Contoh Teks Laporan Hasil Observasi tentang Buah-buahan

Jeruk

Jeruk merupakan buah yang termasuk ke dalam spesies citrus. Buah jeruk sendiri berasal dari daerah Cina Selatan, India, dan Myanmar. Saat ini, tumbuhan jeruk merupakan tumbuhan yang paling banyak dibudidayakan di seluruh dunia.

Brazil merupakan produsen terbesar dari buah jeruk diikuti oleh Cina dan India. Konsumsi jeruk yang tinggi di berbagai belahan dunia juga mendorong terhadap produksinya yang semakin naik dari tahun ke tahun.

Jeruk sendiri memiliki banyak jenis dan setiap jenis memiliki karakteristik tersendiri. Selain berbeda pada rasa, buah jeruk juga banyak berbeda jika dilihat dari bentuk buah dan warnanya.

Ada buah jeruk yang memiliki segmen yang bisa dipisahkan, namun ada juga yang tidak bisa dipisahkan. Walaupun awalnya berasal dari negara-negara Asia, pada perkembangannya sekarang, jeruk sudah dibudidayakan di seluruh penjuru dunia karena permintaannya yang sangat tinggi.

Sebagian besar jenis dari spesies jeruk memiliki kandungan vitamin C yang cukup tinggi. Vitamin ini sangat baik untuk mendukung kesehatan gusi serta mempertahankan daya tahan tubuh yang lebih kuat. Selain itu, jeruk juga masih memiliki berbagai vitamin dan kandungan antioksidan yang sangat baik untuk dikonsumsi.

Selain manfaat kesehatan, jeruk juga sering digunakan untuk membuat berbagai macam makanan yang enak dan minuman yang menyegarkan. Jadi, tidak heran jika buah ini sering dijadikan sebagai bahan  dalam pembuatan berbagai makanan dan minuman.

Identifikasi Struktur:

  • Pernyataan Umum: Pernyataan umum berada di paragraf 1 dan 2 karena di sana berisi tentang apa itu jeruk dan dari mana dia berasal secara umum.
  • Deskripsi Bagian: Deskripsi Bagian ada di paragraf 3 dan 4, yang berisi tentang karakteristik khusus dari berbagai jenis jeruk.
  • Deskripsi Manfaat: Deskripsi Manfaat ada di paragraf 5 dan 6, yang berisi tentang manfaat jeruk bagi kesehatan.

Baca Juga: Mengenal Teks Debat: Pengertian, Struktur, Ciri-Ciri, dan Unsurnya

4. Contoh Teks Laporan Hasil Observasi tentang Alat Keselamatan

Alat Pemadam Kebakaran

Kamu mungkin sudah tidak asing lagi dengan sebuah tabung berwarna merah yang sering ditemukan pada gedung-gedung dan juga pada pom bensin. Tabung berwarna merah tersebut adalah alat untuk memadamkan api yang mungkin muncul di dalam maupun di luar ruangan.

Penggunaan alat seperti ini sangat penting terutama di tempat-tempat yang rawan terjadi kebakaran. Hal ini dikarenakan api yang tidak terkontrol bisa sangat cepat untuk merambat ke tempat lain.

Alat pemadam kebakaran biasanya terdiri dari beberapa jenis yang memiliki karakteristik sendiri. Salah satu jenisnya adalah yang berisi air yang dicampur dengan nitrogen atau karbondioksida. Selain itu, ada juga alat pemadam kebakaran yang memadamkan api dengan mengeluarkan serbuk kering, yang biasanya bertujuan untuk memadamkan api yang berasal dari bahan kimia.

Jenis lain dari alat pemadam kebakaran adalah yang memiliki busa dan karbondioksida. Kedua hal tersebut dapat membuat api tidak mendapatkan suplai oksigen yang dibutuhkan untuk tetap menyala. Hal ini membuat alat pemadam kebakaran ini sangat cocok untuk memadamkan api yang ditimbulkan dari berbagai material.

Pada umumnya, api membutuhkan  tiga hal agar tetap hidup, yaitu bahan bakar, oksigen, dan panas. Ketiga hal ini juga sering disebut sebagai segitiga api. Untuk memadamkan api, perlu untuk mengeliminasi salah satu aspek dari ketiga hal tersebut.

Jika kamu memadamkan api dengan air, maka kamu akan malah menambah suplai oksigen karena air mengandung oksigen. Ini sebabnya mengapa penggunaan alat pemadam kebakaran sangat efektif untuk mencegah api terus terbakar.

Alat pemadam kebakaran biasanya mengeluarkan bahan-bahan yang bisa menggantikan suplai oksigen agar proses pembakaran api terhenti dan potensi kebakaran dapat diatasi dengan cepat.

Identifikasi Struktur:

  • Pernyataan Umum: pernyataan umum berada di paragraf 1 dan 2, yang berisi gambaran umum mengenai alat pemadam kebakaran.
  • Deskripsi Bagian: Deskripsi bagian berada di paragraf 3 dan 4, karena di sana berisi penjelasan karakteristik alat pemadam secara khusus.
  • Deskripsi Manfaat: Deskripsi Manfaat berada di paragraf 5, 6, dan 7, karena di sana berisi tentang manfaat alat pemadam kebakaran dan efektivitasnya.

5. Contoh Teks Laporan Hasil Observasi tentang Hutan

Hutan Bakau

Indonesia menjadi negara dengan hutan bakau paling luas di dunia. Menurut data Kementerian Negara Lingkungan Hidup, luas hutan bakau Indonesia mencapai 4,3 juta ha.

Hutan bakau disebut juga dengan hutan mangrove. Merupakan bagian dari ekosistem pantai. Hutan bakau adalah hutan yang tumbuh di atas rawa-rawa berair payau dan terletak di garis pantai. Hutan bakau merupakan hutan yang tumbuh di wilayah pasang dan surut. Termasuk lingkup ekosistem pantai sebab terletak di kawasan perbatasan laut dan darat.

Terletak di wilayah pantai dan muara sungai. Tepatnya, hutan bakau terletak di garis pantai. Dengan posisi hutan bakau yang berada di garis pantai, hutan ini dipengaruhi oleh keadaan air laut. Pasang surut laut mengubah kondisi hutan bakau. Hutan akan tergenang air di masa pasang dan akan bebas dari genangan air pada saat air surut. Habitat hutan bakau memiliki wilayah tanah yang tergenang secara berkala. Tempat tersebut juga mendapat aliran air tawar yang cukup dari daratan.

Hutan bakau memiliki ciri yang khas. Hutan ini terlindung dari gelombang besar. Selain itu, hutan bakau juga terlindung dari arus pasang surut laut yang kuat. Hutan bakau yang terletak di perbatasan laut dan muara sungai memiliki kadar garam payau. Di samping itu, ciri khas lain hutan bakau adalah berawa-rawa.

Hutan bakau memiliki beberapa fungsi dan manfaat. Secara fisik hutan bakau dapat menahan abrasi pantai. Pada saat datang badai, hutan bakau berfungsi sebagai penahan badai dan angin yang bermuatan garam. Di samping itu, hutan bakau dapat menahan intrusi (peresapan) air laut ke daratan. Hutan bakau juga menurunkan kandungan karbondioksida (CO2) di udara dan penambat bahan-bahan pencemar (racun) di perairan pantai. Manfaat hutan bakau juga dapat dilihat dari segi biologi. Hutan bakau menjadi tempat hidup biota laut. Selain itu, masyarakat sekitar memanfaatkan hutan bakau sebagai sumber mata pencaharian. Menyediakan beberapa unsur penting bahan obat-obatan.

Hutan bakau memiliki ciri khas. Hutan bakau memiliki manfaat untuk melindungi lingkungan laut, manfaat ekonomi, dan menyediakan sumber makanan/obat-obatan.

Identifikasi Struktur:

  • Pernyataan Umum: Pernyataan umum berada di Paragraf 1 dan 2, yang berisi tentang gambaran umum mengenai apa itu hutan bakau.
  • Deskripsi Bagian: Deskripsi bagian berada di paragraf 3 dan 4, yang berisi tentang penjelasan lebih rinci mengenai habitat dan karakteristik hutan bakau.
  • Deskripsi Manfaat: Deskripsi manfaat berada di paragraf 5, karena di sana berisi tentang manfaat dan fungsi hutan bakau.
  • Kesimpulan: Kesimpulan terdapat di Paragraf 6, yang berisi intisari dari laporan.

6. Contoh Teks Laporan Hasil Observasi tentang Wayang

Wayang

Wayang adalah seni pertunjukan yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya asli Indonesia. UNESCO, lembaga yang mengurusi kebudayaan dari PBB, pada 7 November 2003 menetapkan wayang sebagai pertunjukan bayangan boneka tersohor berasal dari Indonesia. Wayang merupakan warisan mahakarya dunia yang tidak ternilai dalam seni bertutur (Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity).

Para wali songo, penyebar agama Islam di Jawa sudah membagi wayang menjadi tiga. Wayang kulit di Timur, wayang wong atau wayang orang di Jawa Tengah, dan wayang golek atau wayang boneka di Jawa Barat. Penjenisan tersebut di sesuaikan dengan penggunaan bahan wayang. Wayang kulit di buat dari kulit hewan ternak, misalnya kulit kerbau, sapi, atau kambing. Wayang wong berarti wayang yang di tampilkan atau di perankan oleh orang. Golek adalah wayang yang menggunakan boneka kayu sebagai pemeran tokoh. Selanjutnya, untuk mempertahankan budaya wayang agar tetap di cintai, seniman mengembangkan wayang dengan bahan-bahan lain, antara lain wayang suket dan wayang motekar.

Wayang kulit di lihat dari umur, dan gaya pertunjukannya pun di bagi lagi menjadi bermacam jenis. Jenis yang paling terkenal, karena diperkirakan memiliki umur paling tua adalah wayang purwa. Purwa berasal dari bahasa Jawa, yang berarti awal. Terbuat dari kulit kerbau yang di tatah, dan di beri warna sesuai kaidah pulasan wayang pendalangan, serta di beri tangkai dari bahan tanduk kerbau bule yang di olah sedemikian rupa dengan nama cempurit yang terdiri atas tuding dan gapit.

Wayang wong (bahasa Jawa yang berarti ‘orang’) adalah salah satu pertunjukan wayang yang di perankan langsung oleh orang. Wayang orang yang di kenal di suku Banjar adalah wayang gung, sedangkan yang di kenal di suku Jawa adalah wayang topeng. Topeng di mainkan oleh orang yang menggunakan topeng. Wayang tersebut dimainkan dengan iringan gamelan dan tari-tarian. Perkembangan wayang orang pun saat ini beragam, tidak hanya di gunakan dalam acara ritual, tetapi juga di gunakan dalam acara yang bersifat menghibur.

Selanjutnya, jenis wayang yang lain adalah wayang golek yang mempertunjukkan boneka kayu. Wayang golek berasal dari Sunda. Selain wayang golek Sunda, wayang yang terbuat dari kayu adalah wayang menak atau sering juga di sebut wayang golek menak karena cirinya mirip dengan wayang golek. Wayang tersebut kali pertama di kenalkan di Kudus. Selain golek, wayang yang berbahan dasar kayu adalah wayang klithik. Wayang klithik berbeda dengan golek. Wayang tersebut berbentuk pipih seperti wayang kulit. Akan tetapi, cerita yang di angkat adalah cerita Panji dan Damarwulan. Wayang lain yang terbuat dari kayu adalah wayang papak atau cepak, wayang timplong, wayang potehi, wayang golek techno, dan wayang ajen.

Perkembangan terbaru dunia pewayangan menghasilkan kreasi berupa wayang suket. Jenis wayang ini di sebut suket karena wayang yang di gunakan terbuat dari rumput yang di bentuk menyerupai wayang kulit. Wayang suket merupakan tiruan dari berbagai igur wayang kulit yang terbuat dari rumput (bahasa Jawa: suket). Wayang suket biasanya di buat sebagai alat permainan atau penyampaian cerita pewayangan kepada anak-anak di desa-desa Jawa.

Dalam versi lebih modern, terdapat wayang motekar atau wayang plastik berwarna. Wayang motekar adalah sejenis pertunjukan teater bayang-bayang atau serupa wayang kulit. Namun, jika wayang kulit memiliki bayangan yang berwarna hitam saja, wayang motekar menggunakan teknik terbaru hingga bayang-bayangnya bisa tampil dengan warna-warni penuh. Wayang tersebut menggunakan bahan plastik berwarna, sistem pencahayaan teater modern, dan layar khusus.

Semua jenis wayang di atas merupakan wujud ekspresi kebudayaan yang dapat di manfaatkan dalam berbagai kehidupan antara lain sebagai media pendidikan, media informasi, dan media hiburan. Wayang bermanfaat sebagai media pendidikan karena isinya banyak memberikan ajaran kehidupan kepada manusia. Pada era modern ini, wayang juga banyak di gunakan sebagai media informasi. Ini antara lain dapat kita lihat pada pagelaran wayang yang di sisipi informasi tentang program pembangunan seperti keluarga berencana (KB), pemilihan umum, dan sebagainya.Yang terakhir, meski semakin jarang, wayang masih tetap menjadi media hiburan.

Identifikasi Struktur:

  • Pernyataan Umum: bagian ini terdapat dari paragraf 1 yang menjelaskan secara umum mengenai wayang.
  • Deskripsi Bagian: bagian ini terdapat pada paragraf 2 sampai 7 yang menjelaskan lebih detail mengenai jenis-jenis wayang.
  • Deskripsi Manfaat: bagian ini terdapat pada paragraf 8 yang menjelaskan tentang manfaat wayang di kehidupan sehari-hari.

7. Contoh Teks Laporan Hasil Observasi tentang Topeng

D’Topeng Museum Angkut

D’topeng adalah salah satu tempat wisata yang terletak di Kota Batu, Jawa Timur. Keberadaan D’topeng tidak dapat di pisahkan dengan Museum Angkut karena kedua tempat ini berada di satu tempat yang sama. Tempat wisata ini seringkali di sebut pula sebagai Museum Topeng karena memang berisi topeng dengan berbagai model dan bentuk. Namun, D’topeng tidak hanya berisi topeng, tetapi juga berisi pameran benda-benda berupa barang tradisional dan barang antik. Topeng, barang tradisional, dan barang antik dalam museum ini dapat di kelompokkan menjadi lima jenis berdasarkan bahan pembuatannya, yaitu berbahan kayu, batu, logam, kain, dan keramik.

Benda paling di minati pengunjung untuk di amati dan paling mendominasi tempat ini adalah topeng. Ada beragam jenis topeng di museum ini. Topengtopeng tersebut dapat di kelompokkan menjadi dua bagian berdasarkan bahan dasarnya, yaitu yang berbahan dasar kayu dan batu. Topeng berbahan kayu sebagian besar berasal dari daerah Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jakarta, dan Jawa Barat. Sementara itu, topeng yang berbahan batu berasal dari daerah sekitar Sulawesi dan Maluku.

Selain topeng, barang-barang tradisional juga di pamerkan di D’topeng. Barang-barang tradisional yang mengisi etalase-etalase museum ini adalah senjata tradisional, perhiasan wanita zaman dahulu yang berbahan dasar logam, batik-batik motif lama, dan hiasan rumah kuno. Berdasarkan bahan dasarnya, barang-barang tersebut juga dapat di kelompokkan menjadi empat, yaitu berbahan dasar kayu seperti hiasan rumah berupa kepala kerbau asal Toraja, berbahan dasar batu seperti alat penusuk jeruk asal Batak, berbahan dasar logam seperti pisau sunat dan perhiasan logam asal Sumba, dan yang berbahan dasar kain seperti batik berbagai motif asal Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Benda terakhir yang mengisi museum ini adalah barang kuno yang sampai saat ini masih di anggap bernilai seni tinggi atau biasa di sebut barang antik. Barang-barang antik seperti guci tua, kursi antik, bantal arwah, mata uang zaman kerajaan-kerajaan, dan benda-benda lain dapat di jumpai di dalam museum D’topeng. Barang-barang tersebut dapat pula di golongkan menjadi dua jenis berdasarkan bahan pembuatannya, yaitu keramik dan logam. Barang antik berbahan dasar keramik di museum ini adalah guci-guci tua peninggalan salah satu dinasti di Tiongkok dan bantal yang di gunakan untuk bangsawan Dinasti Yuan (Tiongkok) yang sudah meninggal. Sementara itu, barang antik yang berbahan dasar logam adalah jinggaran coin (Kerajaan Gowa), mata uang Kerajaan Majapahit, koin VOC, dan kursi antik asal Jawa Tengah.

Selain untuk di pamerkan, benda-benda di D’topeng ini juga di manfaatkan sebagai media pelestarian budaya. Selanjutnya, D’topeng berfungsi pula sebagai museum, yaitu sebagai konservasi benda-benda langka agar terhindar dari perdagangan ilegal.

Identifikasi Struktur:

  • Pernyataan Umum: bagian ini terdapat di paragraf 1 yang menjelaskan secara umum mengenai tempat wisata D’Topeng.
  • Deskripsi Bagian: bagian ini terdapat di paragraf 2 sampai 4 yang mnejelaskan secara lebih detail tentang barang-barang apa saja yang di pamerkan di objek wisata ini.
  • Deskripsi Manfaat: bagian ini terdapat di paragraf 5 yang menjelaskan mengenai manfaat dari objek wisata D’topeng.

8. Contoh Teks Laporan Hasil Observasi tentang Suku Badui

Mengenal Suku Badui

Orang Kanekes  atau  orang Baduy/Badui  adalah suatu kelompok masyarakat adat sub-etnis  Sunda  di wilayah  Kabupaten Lebak,  Banten.  Masyarakat  Suku Badui di Banten  termasuk salah satu suku yang menerapkan isolasi dari dunia luar. Itulah salah satu keunikan Suku Badui sehingga wajar mereka sangat menjaga betul ‘pikukuh’ atau ajaran mereka, entah berupa kepercayaan dan kebudayaan.

Badui Dalam belum mengenal budaya luar dan terletak di hutan pedalaman. Karena belum mengenal kebudayaan luar,  suku Badui Dalam  masih memiliki budaya yang sangat asli. Mereka di kenal sangat taat mempertahankan adat istiadat dan warisan nenek moyangnya. Mereka memakai pakaian yang berwarna putih dengan ikat kepala putih serta membawa golok. Pakaian suku Badui Dalam pun tidak berkancing atau kerah. Uniknya, semua yang di pakai suku Badui Dalam adalah hasil produksi mereka sendiri. Biasanya para perempuan yang bertugas membuatnya. Mereka di larang memakai pakaian modern. Selain itu, setiap kali bepergian, mereka tidak memakai kendaraan bahkan tidak memakai alas kaki dan terdiri atas kelompok kecil berjumlah 3-5 orang. Mereka di larang menggunakan perangkat teknologi, seperti HP dan TV.

Kepercayaan Suku Badui

Suku ini memiliki kepercayaan yang di kenal Sunda Wiwitan (Sunda: berasal dari suku sunda, wiwitan: asli). Kepercayaan ini memuja arwah nenek moyang (animisme) yang pada selanjutnya kepercayaan mereka mendapat pengaruh dari Buddha dan Hindu. Kepercayaan suku ini merupakan releksi kepercayaan masyarakat Sunda sebelum masuk agama Islam.

Hingga saat ini, suku Badui Dalam tidak mengenal budaya baca tulis. Yang mereka tahu, ialah aksara Hanacaraka (aksara Sunda). Anak-anak suku Badui Dalam  pun tidak bersekolah, kegiatannya hanya sekitar sawah dan kebun. Menurut mereka, inilah cara mereka melestarikan adat leluhurnya. Meskipun sejak pemerintahan Soeharto sampai sekarang sudah di adakan upaya untuk membujuk mereka agar mengizinkan pembangunan sekolah, tetapi mereka selalu menolak. Dengan demikian, banyak cerita atau sejarah mereka hanya ada di ingatan atau cerita lisan saja.

Badui Luar merupakan orang-orang yang telah keluar dari adat dan wilayah Badui Dalam. Ada beberapa hal yang menyebabkan di keluarkanya warga Badui Dalam ke Badui Luar. Pada dasarnya, peraturan yang ada di Badui Luar dan Badui Ddalam itu hampir sama, tetapi Badui Luar lebih mengenal teknologi di banding Badui Dalam.

Identifikasi Struktur:

  • Pernyataan Umum: bagian ini terdapat di paragraf 1 yang menjelaskan secara umum tentang Suku Badui.
  • Deskripsi Bagian: bagian ini terdapat di paragraf 2 hingga terakhir yang menjelaskan tentang gaya hidup dari Suku Badui Dalam dan Badui Luar.

9. Contoh Teks Laporan Hasil Observasi tentang Sampah

Sampah

Sampah merupakan barang sisa yang tidak memiliki nilai ekonomi. Di bagi menjadi dua jenis sampah organik dan sampah anorganik. Sungai merupakan aliran sungai yang mengalir dari hilir ke hulu. Sungai pada umumnya di gunakan sebagai tempat kegiatan yang membantu manusia. Namun, di desa Jantur Kecamatan Bumiaji, sungai di salahgunakan menjadi tempat pembuangan akhir sampah sehingga sungai yang dulunya di aliri air sekarang menjadi kering dan penuh dengan timbunan sampah.

Anorganik adalah sampah yang sulit di uraikan,tidak bisa hancur dengan alami, biasanya terdiri atas limbah bahan-bahan kimia yang tidak mudah di uraikan, sedangkan jika sampah anorganik di daur ulang dapat membuat barang yang bernilai guna. Contoh jenis sampah anorganik adalah plastik, wadah detergen, dan plastik-plastik bungkus sisa makanan.

Organik adalah sampah yang dapat di uraikan lagi dan mudah membusuk. Sampah ini biasanya berupa limbah rumah tangga yang mudah membusuk; limbah ternak yang tidak di kelola terlebih dulu, tetapi langsung di buang begitu saja; daun-daun atau batang pohon yang sudah mati. Contoh sampah organik adalah daun, sayur, sisa buah, limbah kayu sisa dan limbah pembuangan kotoran sapi.

Baik sampah organik maupun anorganik sesungguhnya sangat bermanfaat bagi kehidupan apabila manusia dapat mengolahnya dengan baik.

Identifikasi Struktur:

  • Pernyataan Umum: bagian ini terdapat di paragraf 1 yang menjelaskan secara umum mengenai sampah.
  • Deskripsi Bagian: bagian ini terdapat pada paragraf 2 sampai 3 yang menjelaskan mengenai perbedaan jenis sampai anorganik dan organik.
  • Deskripsi Manfaat: bagian ini terdapat di paragraf 4 atau paragraf terakhir yang menyebutkan tentang manfaat sampah apabila dapat di kelola dengan baik.

10. Contoh Teks Laporan Hasil Observasi tentang Taman Nasional Baluran

Taman Nasional Baluran

Taman Nasional Baluran merupakan perwakilan ekosistem hutan spesifik kering di Pulau Jawa. Hutan di taman ini terdiri atas tipe vegetasi savana, hutan mangrove, hutan musim, hutan pantai, hutan pegunungan bawah, hutan rawa dan hutan yang selalu hijau sepanjang tahun.  Taman Nasional Baluran memiliki berbagai macam flora dan fauna serta ekosistem.

Tumbuhan di taman nasional ini sebanyak 444 jenis. Di antara jenis tumbuhan di sini terdapat tumbuhan asli yang khas dan menarik yaitu widoro bukol (Ziziphus rotundifolia), mimba (Azadirachta indica), dan pilang (Acacia leucophloea). Widoro bukol, mimba, dan pilang merupakan tumbuhan yang mampu beradaptasi dalam kondisi yang sangat kering (masih kelihatan hijau), walaupun tumbuhan lainnya sudah layu dan mengering.

Tumbuhan yang lain seperti asam (Tamarindus indica), gadung (Dioscorea hispida), kemiri (Aleurites moluccana), gebang (Corypha utan), api-api (Avicennia sp.), kendal (Cordia obliqua), manting (Syzygium polyanthum), dan kepuh (Sterculia foetida).

Di taman ini juga terdapat 26 jenis mamalia di antaranya banteng (Bos javanicus javanicus), kerbau liar (Bubalus bubalis), ajag (Cuon alpinus javanicus), kijang (Muntiacus muntjak muntjak), rusa (Cervus timorensis russa), macan tutul (Panthera pardus melas), kancil (Tragulus javanicus pelandoc), dan kucing bakau (Prionailurus viverrinus). Satwa banteng merupakan maskot/ciri khas Taman Nasional Baluran.

Selain itu, terdapat sekitar 155 jenis burung di antaranya termasuk yang langka seperti layang-layang api (Hirundo rustica), tuwuk/tuwur asia (Eudynamys scolopacea), burung merak (Pavo muticus), ayam hutan merah (Gallus gallus), kangkareng (Anthracoceros convecus), rangkong (Buceros rhinoceros), dan bangau tong-tong (Leptoptilos javanicus).

Taman nasional memiliki beragam manfaat berupa produk jasa lingkungan, seperti udara bersih dan pemandangan alam. Kedua manfaat tersebut berada pada suatu ruang dan waktu yang sama. Di perlukan suatu bentuk kebijakan yang mampu mengatur pengalokasian sumber daya dalam kaitannya dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat dengan tetap memerhatikan daya dukung lingkungan dan aspek sosial ekonomi masyarakat sekitarnya.

Identifikasi Struktur:

  • Pernyataan Umum: bagian ini terdapat di paragraf 1 yang menjelaskan secara umum mengenai Taman Nasional Baluran.
  • Deskripsi Bagian: bagian ini terdapat di paragraf 2 sampai 5 yang menjelaskan lebih detail mengenai flora dan fauna yang ada di Taman Nasional Baluran.
  • Deskripsi Manfaat: bagian ini terdapat di paragraf 6 yang menjelaskan tentang manfaat dari Taman Nasional.

Baca Juga: Kumpulan Contoh Teks Anekdot beserta Ciri dan Maknanya

11. Contoh Teks Laporan Hasil Observasi tentang Tumbuhan

Tanaman Bunga Bangkai (Amorphophallus titanum)

Bunga bangkai di kenal sebagai salah satu bunga terbesar di dunia dan menarik perhatian banyak orang karena ukuran dan bau busuknya yang khas. Tanaman ini pertama kali di temukan oleh Dr. Odoardo Beccar, seorang peneliti asal Italia, pada tahun 1878. Ia menemukannya di sekitar air terjun Lembah Anai, Sumatera Barat.

Bunga bangkai terdiri dari beberapa jenis. Amorphopallus titanum adalah salah satu jenis yang paling terkenal karena berukuran paling besar. Tanaman ini bisa tumbuh mencapai lebih dari 2 meter. Jika di bandingkan dengan Rafflesia Arnoldi, Amorphopallus titanum memiliki ukuran yang jauh lebih besar.

Dari bentuknya, Amorphophallus titanum memiliki daun tunggal atau soliter, meski kadang di temukan tumbuhan muda dengan jumlah 2 sampai 3 helai daun. Tanaman ini juga mempunya seludang, yaitu bagian atau organ tumbuhan yang berfungsi sebagai pelindung dan menarik serangga untuk membantuk penyerbukan. Selain itu, tanaman ini mempunyai perbungaan berupa spadix atau tonggol yang tumbuh menjulang berwarna kuning kemerahan, serta seludang atau spatha yang berwarna ungu kehijauan dan akar berupa umbi. Bunga bangkai juga menghasilkan buah berwarna merah cerah atau orange tua. Bentuk buahnya lonjong agak membulat yang tumbuh bergerombol dengan satu biji berbentuk elips berwarna jingga kemerahan, serta terkadang berwarna biru agak keputihan.

Bunga bangkai dapat hidup melalui dua fase perkembangbiakan, yaitu fase vegetatif dan generatif. Fase vegetatif adalah fase di mana tumbuh batang tunggal dan daun di atas umbi. Pertumbuhan ini mirip dengan pohon pepaya. Waktu yang di perlukan dalam fase vegetatif berkisar antara 2 sampai 3 tahun. Saat pembuahan vegetatif terjadi, maka buah berwarna merah dan bijinya akan tumbuh pada bagian bekas pangkal bunga. Sedangkan fase generatif adalah tahapan di mana bunga Amorphophallus titanum mekar.

Bagi sebagian masyarakat, bunga bangkai Amorphopallus titanum sering di samakan dengan Rafflesia Arnoldi. Padahal, keduanya merupakan spesies yang berbeda. Rafflesia Arnoldi adalah tanaman parasit, sedangkan Amorphopallus titanum adalah tanaman mandiri yang mengolah makanannya sendiri. Bunga bangkai termasuk flora yang di lidungi di Indonesia melalui Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999. Masuknya tumbuhan ini ke dalam daftar spesies di lindungi ialah karena penurunan populasi di habitat asalnya yang sangat drastis.

Upaya pelestarian pun telah di lakukan, salah satunya dengan pembuatan konservasi eks-situ, yaitu cara konservasi bagi jenis tanaman atau hewan yang terancam punah pada wilayah di luar habitat aslinya. Salah satu tempatnya yaitu di Kebun Raya Bogor. Hingga saat ini, bunga bangkai merupakan salah satu obyek paling populer di kunjungi di Kebun Raya Bogor.

Identifikasi Struktur:

  • Pernyataan Umum: bagian ini terdapat di paragraf 1 dan 2 yang menjelaskan secara umum mengenai tanaman bunga bangkai.
  • Deskripsi Bagian: bagian ini terdapat di paragraf 3 sampai akhir yang menjelaskan lebih detail mengenai tanaman bunga bangkai dari segi ciri-ciri, fase perkembangbiakan, hingga upaya penangkaran.

12. Contoh Teks Laporan Hasil Observasi tentang Lingkungan Sekolah

Lingkungan Sekolah SMA Suka Unggul

SMA Suka Unggul merupakan Sekolah Menengah Atas yang terletak di Jakarta Selatan, tepatnya di daerah Lebak Bulus. SMA ini menjadi sekolah swasta favorit karena memiliki lingkungan sekolah yang bersih dan asri. Terletak di daerah perumahan yang hijau, SMA Suka Unggul di kelilingi oleh pepohonan rindang dan tanaman-tanaman hias yang indah.

Kondisi lingkungan sekolah SMA Suka Unggul sangat menarik perhatian. Di dalamnya, terdapat banyak pohon rindang, seperti pohon mangga, jambu air, sawo, dan belimbing yang memberikan suasana sejuk dan rimbun. Selain itu, banyak juga tanaman hias di sekitar area sekolah, seperti bunga kertas, pucuk merah, anggrek, melati, dan berbagai jenis tanaman bunga lainnya. Keberadaan tanaman-tanaman ini menambah keindahan dan kesejukan lingkungan sekolah.

Guru-guru di SMA Suka Unggul juga berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan asri. Mereka selalu mengajarkan kepada siswa untuk menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan. Para siswa juga di ajarkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan dan kebersihan, yang nantinya akan membawa dampak positif dalam kehidupan mereka di luar sekolah. Selain itu, tersedia banyak tempat sampah yang tertata dengan baik di setiap sudut sekolah, sehingga siswa lebih mudah untuk membuang sampah dengan benar.

Menjaga lingkungan sekolah agar tetap bersih, memiliki manfaat yang sangat positif bagi kegiatan belajar di sekolah. Lingkungan yang bersih dan asri menciptakan suasana yang nyaman dan menyenangkan bagi siswa dan guru. Kebersihan lingkungan sekolah juga dapat meningkatkan konsentrasi siswa dalam proses pembelajaran. Selain itu, lingkungan yang asri dan hijau memiliki manfaat psikologis yang baik. Suasana hijau dan alami, dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan siswa.

Identifikasi Struktur:

  • Pernyataan Umum: bagian ini terdapat di paragraf 1 yang menjelaskan secara umum mengenai lokasi SMA Suka Unggul dan kondisi lingkungan sekolahnya.
  • Deskripsi Bagian: bagian ini terdapat di paragraf 2 dan 3 yang menjelaskan lebih detail mengenai kondisi lingkungan sekolah SMA Suka Unggul yang memiliki banyak pohon-pohonan rimbun dan tanaman hias. Selain itu, di jelaskan pula kalau guru-guru di SMA Suka Unggul selalu mengajarkan para siswa untuk tetap menjaga kebersihan sekolah.
  • Deskripsi Manfaat: bagian ini terdapat di paragraf 4 yang menjelaskan tentang manfaat menjaga lingkungan sekolah agar tetap bersih dan asri. Karena berpengaruh terhadap kenyamanan belajar siswa.

13. Contoh Teks Laporan Hasil Observasi tentang Bencana Alam

Permasalahan Banjir

Banjir merupakan suatu peristiwa alam yang terjadi saat sejumlah besar air menggenangi sebagian wilayah daratan dalam waktu tertentu. Biasanya, tempat yang terkena banjir adalah daerah perkotaan dengan pemukiman padat di sepanjang aliran sungai.

Banjir di sebabkan oleh banyak faktor. Secara alamiah, banjir bisa terjadi karena curah hujan yang tinggi. Namun, umumnya, faktor utama penyebab banjir adalah karena ulah manusia itu sendiri. Kegiatan seperti membuang sampah sembarangan, terutama pada tempat-tempat umum dan sungai, mengakibatkan terhambatnya aliran sungai dan membuat air meluap. Selain itu, menebang pohon secara liar juga menyebabkan berkurangnya daerah resapan air hujan.

Banjir menimbulkan dampak yang sangat merugikan, dari segi ekonomi, kesehatan, hingga korban jiwa. Contohnya, perumahan warga yang rusak, lingkungan menjadi tidak sehat, sulit mendapatkan air bersih, dan timbulnya berbagai penyakit seperti, diare, gatal-gatal, difteri dan penyakit kulit lainnya.

Meskipun faktor alam penyebab banjir tidak bisa kita atasi, tapi ada beberapa upaya lain yang bisa kita lakukan untuk mencegah banjir. Misalnya saja dengan cara pengembalian fungsi hutan sebagai daerah resapan air, menanam kembali bibit pohon di tempat hutan-hutan yang telah rusak (reboisasi), melakukan pembersihan daerah aliran sungai dari sampah-sampah yang menghambatnya. Atau cara termudahnya adalah dengan menjaga lingkungan untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama di sepanjang aliran sungai.

Dengan melakukan berbagai upaya tersebut, kita dapat mencegah banjir saat musim hujan tiba. Selain itu, menjaga lingkungan tetap bersih juga membuat kita hidup aman, nyaman, dan tentram.

Identifikasi Struktur:

  • Pernyataan Umum: bagian ini terdapat di paragraf 1 yang menjelaskan secara umum mengenai banjir.
  • Deskripsi Bagian: bagian ini terdapat di paragraf 2 dan 4 yang menjelaskan lebih detail mengenai faktor-faktor penyebab banjir, dampak yang di timbulkan, serta upaya pencegahannya.
  • Deskripsi Manfaat: bagian ini terdapat di paragraf 5 yang menjelaskan tentang manfaat menjaga lingkungan tetap bersih agar terhindar dari banjir.

14. Contoh Teks Laporan Hasil Observasi tentang Pemanasan Global

Penyebab, Dampak, dan Upaya Mengatasi Pemanasan Global

Pemanasan global, atau yang biasa di sebut dengan global warming, adalah fenomena peningkatan suhu rata-rata atmosfer, permukaan laut, dan daratan di bumi. Fenomena ini menjadi perhatian dunia karena berdampak luas terhadap iklim, lingkungan, dan kehidupan di bumi.

Pemanasan global di sebabkan oleh beberapa faktor, namun yang paling berpengaruh adalah karena peningkatan emisi gas rumah kaca. Contohnya, pembakaran bahan bakar fosil (minyak, batu bara, dan gas alam), penggundulan hutan secara besar-besaran (deforestasi), dan produksi industri. Gas rumah kaca, seperti karbon dioksida (CO2), metana (CH4), dan nitrat oksida (N2O) akan menyerap panas dari matahari, sehingga suhu bumi mengalami kenaikan yang di sebut dengan efek rumah kaca.

Akibatnya, bumi mengalami perubahan iklim yang sangat drastis. Cuaca menjadi lebih ekstrem, pola curah hujan yang tidak stabil, serta peningkatan frekuensi bencana alam, seperti banjir, kekeringan, dan badai tropis. Banyak spesies hewan dan tumbuhan yang menghadapi kepunahan karena perubahan lingkungan yang cepat. Selain itu, pemanasan global juga menyebabkan pencairan es dan gletser di daerah kutub. Hal ini membuat permukaan laut mengalami kenaikan dan dapat mengancam keberlangsungan pulau-pulau kecil dan wilayah pesisir.

Oleh sebab itu, mengatasi masalah pemanasan global menjadi tanggung jawab bersama. Kita bisa mulai menjaga bumi dengan mengurangi penggunaan bahan bakar fosil dan beralih ke sumber energi terbarukan, seperti energi surya, angin, dan biomassa, yang dapat membantu mengurangi emisi gas rumah kaca; melindungi hutan dan menghentikan deforestasi; menggunakan transportasi umum untuk mengurangi emisi dari kendaraan bermotor; hingga menggunakan energi secara efisien.

Dengan demikian, di harapkan kita dapat menjaga keberlanjutan bumi dan mencegah dampak lebih lanjut dari pemanasan global.

Identifikasi Struktur:

  • Pernyataan Umum: bagian ini terdapat di paragraf 1 yang menjelaskan secara umum tentang pemanasan global.
  • Deskripsi Bagian: bagian ini terdapat di paragraf 2 dan 3 yang menjelaskan lebih detail mengenai penyebab pemanasan global, dampak yang di timbulkan, serta upaya pencegahannya.
  • Deskripsi Manfaat: bagian ini terdapat di paragraf 4 yang menjelaskan tentang manfaat menjaga bumi untuk mencegah dampak lebih lanjut dari pemanasan global.

15. Contoh Teks Laporan Hasil Observasi tentang Makanan Khas Indonesia

Kerak Telor, Makanan Khas Betawi yang Enak

Kerak telor merupakan salah satu makanan Indonesia yang memiliki cita rasa yang khas dan unik. Nama “kerak telor” sendiri di ambil dari bahan utama pembuatannya, yaitu telur. Makanan ini adalah salah satu kuliner tradisional khas Betawi, Jakarta, dan biasanya sering di temukan dalam acara-acara besar, seperti perayaan Hari Ulang Tahun Kota Jakarta.

Bahan utama dalam pembuatan kerak telor, di antaranya telur ayam, beras ketan putih atau ketan hitam, kelapa parut, dan bumbu-bumbu rempah, seperti bawang merah, bawang putih, merica, dan garam. Telur menjadi bahan utama karena akan di pergunakan sebagai dasar dari adonan kerak telor yang akan di buat.

Proses pembuatan kerak telor juga cukup mudah. Di mulai dari mencampurkan telur dengan beras ketan putih atau ketan hitam yang telah di rendam semalaman. Adonan ini kemudian di panggang di atas wajan yang berbentuk bulat dan di lapisi dengan daun pisang sebagai alasnya. Setelah itu, di atas adonan kerak telor yang sudah mulai mengeras, di tambahkan bumbu rempah seperti bawang merah, bawang putih, merica, dan garam yang telah di haluskan. Selanjutnya, kerak telor di panggang hingga matang dan berwarna kecokelatan di bagian atasnya.

Kerak Telor

Kerak telor memiliki rasa yang gurih dan legit dengan sentuhan aroma rempah yang khas. Tekstur dari kerak telor ini cukup unik karena adonannya yang terbuat dari telur dan ketan, membuatnya kenyal dan renyah di bagian luar, tetapi lembut dan sedikit lengket di dalamnya. Bagian atas kerak telor biasanya di taburi dengan kelapa parut yang sudah di sangrai, memberikan sensasi gurih dan sedikit manis. Kerak telor biasanya di sajikan dalam porsi yang cukup kecil, bentuknya bulat, dan tidak terlalu tebal. Makanan ini sering di hidangkan dalam acara-acara khusus, festival, atau di jual di pasar tradisional.

Kerak telor merupakan salah satu warisan kuliner khas Betawi yang telah menjadi bagian dari budaya dan tradisi kuliner khas Indonesia. Kelezatan dan cita rasanya yang unik membuat kerak telor menjadi hidangan yang selalu di nantikan dan di nikmati dalam berbagai perayaan dan acara spesial di Jakarta dan sekitarnya.

Identifikasi Struktur:

  • Pernyataan Umum: bagian ini terdapat di paragraf 1 yang menjelaskan secara umum tentang asal-usul nama kerak telor sebagai kuliner tradisional khas Betawi, Jakarta.
  • Deskripsi Bagian: bagian ini terdapat di paragraf 2 dan 4 yang menjelaskan lebih detail mengenai bahan utama pembuatan kerak telor, proses, dan rasanya.
  • Kesimpulan: bagian ini terdapat di paragraf 5 yang menjelaskan tentang ringkasan singkat dari apa yang sudah di jelaskan di paragraf 1-4.

Nah, seperti itulah contoh teks laporan hasil observasi yang di identifikasi berdasarkan strukturnya. Kamu harus terus berlatih agar kamu bisa menjadi peneliti handal dan hasilnya dapat bermanfaat bagi sekitar, ya. Supaya lebih mahir lagi dalam menyusun teks laporan hasil observasi, coba deh kamu lakukan percobaan kecil, lalu hasilnya kamu tuangkan dalam laporan.

Nah, kalau kamu ingin lebih banyak tahu soal observasi lagi? Yuk, bergabung di hbgames, kamu bisa belajar banyak hal di sana dan menjadi peneliti hebat, lho!